Kamis, 21 Mei 2015

KETAHANAN NASIONAL

KETAHANAN NASIONAL

Ketahanan Nasional sebagai kondisi. Perspektif ini melihat ketahanan Nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi. Keadaan atau kondisi ideal demikian memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengemabangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala macam ancaman dan gangguan bagi kelangsungan hidup bangsa  yang bersangkutan. Ketahanan Nasional ini sebagai pendekatan/metode/cara menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara. Sebagai suatu pendekatan, ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integaral. Integral dalam arti pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek/ isi, baik pada saat membangun maupu pemecahan masalah kehidupan. Dalam hl pemikiran , pendekatn ini menggunakan pemikiran kesisteman. Dalam ketahanan Nasional ini adalah sebagai doktrin. Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. Sebagai doktrin dasar nasional, konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang , masyarakat, dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya. Pada ketahanan nasional sebagai dalam kondisi dan secara tidak langsung sebagai sebuah doktrin  dasar nasional Indonesia serta pendekatan dalam pelaksanaan pembangunan.
Asas ketahanan nasional adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasil, UUD 1945 dan Wawasan Nusantara. Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut (Lemhannas, 2000: 99 – 11) Asas kesejahtraan dan keamanan Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib dipenuhi bagi individu maupun masyarakat atau kelompok. Didalam kehidupan nasional berbangsa dan bernegara, unsur kesejahteraan dan keamanan ini biasanya menjadi tolak ukur bagi mantap/tidaknya ketahanan nasional. Asas komprehensif/menyeluruh terpadu Artinya, ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi, dan seimbang. Asas kekeluargaan Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam hal hidup dengan asas kekeluargaan ini diakui adanya perbedaan, dan kenyataan real ini dikembangkan secara serasi dalam kehidupan kemitraan dan dijaga dari konflik yang bersifat merusak/destruktif. .
SIFAT-SIFAT KETAHANAN NASIONAL
a) Manunggal Aspek kehidupan bangsa Indonesia dikelompokkan ke dalam delapan   gatra atau astagatra.
b) Mawas ke dalam dan Mawas ke luar Ketahanan nasional terutama diarahkan pada diri bangsa dan negara sendiri.
c)  Kewibawaan Makin meningkatnya pembangunan nasional, akan meningkatkan ketahanan nasional.


d) Berubah menurut Waktu Ketahanan nasional, sebagai kondisi bangsa tidak selalu tetap, tergantung dari upaya bangsa dalam pembangunan nasional dari waktu ke waktu dan ketangguhannya menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.
e)      Tidak Membenarkan Adu Kekuatan dan Adu Kekuasaan Konsep ketahanan nasional tidak hanya mengutamakan kekuasaan fisik tetapi juga kekuatan moral yang dimiliki suatu bangsa.
f) Percaya Pada Diri Sendiri Ketahanan nasional ditingkatkan dan dikembangkan didasarkan atas kemampuan sumber daya yang ada pada bangsa dan sikap percaya kepada diri sendiri
Aspek yang berkaitan dengan alam besifat stasti, yang meliputi Aspek Geografi, Aspek Kependudukan, dan aspek Sumber Kekayaan Alam. Aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis, yang meliputi Aspek Ideologi, Aspek Politik, Aspek Sosial Budaya, dan Aspek Pertahanan dan Keamanan. Pengaruh Aspek Ideologi Ideologi adalah suatu sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. ldeologi juga mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Secara teoretis, suatu ideologi bersumber dari stuatu falsafah dan meruakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri Opini Dalam negara Indonesia ini adalah negara yang solid yang terdiri dari berbagai suku dan bangsa, terdiri dari banyak pulau-pulau dan lautan yang luas. Jika kita sebagai warga negara indonesia harus mempertahankan daerah kita dari ganguan dan ancaman bangsa atau negara lain, maka dalam negara ini harus memperkuat dalam ketahanan nasional bangsa dan negara indonesia. Dalam ketahanan nasional ini adalah cara yang paling ampuh, karena mencakup banyak landasan seperti : Pancasila sebagai landasan ideal, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, jadi dengan demikian dalam katahanan nasional ini sangat solid bagi warga negara indonesia. Dengan adanya ketahanan nasional ini akan dapat kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk mendapat menjamin kelangsungan hidupnya, untuk menuju kejayaan dan kemakmuran bangsa dan negara indonesia.


Sumber : http://emperordeva.wordpress.com/about/ketahanan-nasional/

Rabu, 22 April 2015

PENGERTIAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

 Pengertian Hubungan Internasional

Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksnaan Politik Luar Negeri RI (Renstra), adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut.
Hubungan antar negara merupakan salah satu hubungan kerjasama mutlak diperlukan,karena tidak ada satu negarapun di dunia yang tidak bergantung kepada negara lain. Ketergantungan inilah yang menuntut diperlukannya hubungan antar negara. Dalam pelaksanaan hubungan antar negara perlu dilandasi dengan prinsip persamaan derajat dan di dasarkan pada kemauan bebas dalam melaksanakan hubungan tersebut.
Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional, di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan, kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional. Kerjasama antar bangsa di dunia didasari atas sikap saling menghormati dan saling menguntungkan. Hubungan internasional merupakan hubungan antarbangsa atau interaksi manusia antarbangsa baik secara individu maupun kelompok, dilakukan baik secara langsung maupun secara tidak langsung dan dapat berupa persahabatan, persengketaan, permusuhan ataupun peperangan. Dan juga merupakan hubungan yang dilakukan oleh bangasa-bangsa atau negara-negara, atau merupakan sebuah atau suatu hubungan yang bersifat global yang meliputi semua hubungan yang terjadi yang melewati dan melampaui suatu batas-batas kenegaraan.
Secara kodrati, manusia adalah sebagai makhluk individu, sosial, dan ciptaan Tuhan. Manusia sebagai makhluk sosial selalu memerlukan dan membentuk berbagai persekutuan hidup untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Sifat alamiah manusia adalah hidup berkelompok, saling menghormati, bergantung, dan saling bekerja sama. Seperti halnya dalam hubungan antarbangsa, suatu bangsa satu dengan lainnya wajib saling menghormati, bekerja sama secara adil dan damai untuk mewujudkan kerukunan hidup antarbangsa. Hubungan antarbangsa di sini disebut sebagai  hubungan Internasional. Bangsa Indonesia dalam membina hubungan internasional menerapkan prinsip-prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif yang diabdikan bagi kepentingan nasional, terutama untuk kepentingan pembangunan di segala bidang serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Prinsip bebas artinya Indonesia bebas menentukan sikap dan pandangannya terhadap masalah-masalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (Timur dengan komunisnya dan Barat dengan liberalnya). Adapun prinsip aktif berarti Indonesia aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan, aktif memperjuangkan ketertiban dunia dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. Dalam membina hubungan internasional indonesia mempunyai tujuan untuk meningkatkan persahabatan, dan kerjasama bilateral, regional, dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. Untuk menciptakan perdamaian dunia yang abadi, adil, dan sejahtera, negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Hubungan Internasioal menjadi penting bagi suatu negara, karena di masa sekarang di yakini bahwa tidak ada negara yang dapat berdiri sendiri. Dengan adanya hubungan internasional, pencapaian tujuan negara akan lebih mudah dilakukan dan perdamaian dunia lebih mudah diciptakan. Dengan demikian tak satu bangsa pun di dunia ini dapat membebaskan diri dari keterlibatan dengan bangsa dan negara lain. Bagi suatu negara hubungan dan kerjasama internasional sangat penting.
Hubungan antar negara merupakan salah satu hubungan kerjasama mutlak diperlukan,karena tidak ada satu negarapun di dunia yang tidak bergantung kepada negara lain. Ketergantungan inilah yang menuntut diperlukannya hubungan antar negara. Dalam pelaksanaan hubungan antar negara perlu dilandasi dengan prinsip persamaan derajat dan di dasarkan pada kemauan bebas dalam melaksanakan hubungan tersebut. Hubungan kerjasama antar negara (internasional) di dunia diperlukan guna memenuhi kebutuhan hidup dan eksistensi keberadaan suatu negara dalam tata pergaulan internasional, di samping demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan hidup yang merupakan dambaan setiap manusia dan negara di dunia. Setiap negara sudah barang tentu memiliki kelebihan, kekurangan dan kepentingan yang berbeda. Hal-hal inilah yang mendorong dilakukannya hubungan dan kerjasama internasional.
Pentingnya hubungan internasional bagi suatu negara adalah :
1.            Memelihara dan menciptakan hidup berdampingan secara damai dan adil dengan bangsa lain.
2.            Mencegah & menyelesaikan konflik / persengketaan yang mengancam perdamaian dunia.
3.            Mengembangkan cara penyelesaian masalah secara damai melalui perundingan dan diplomasi.
4.            Membangun solidaritas dan sikap menghormati antar bangsa.
5.            Membantu bangsa lain yang terancam kemerdekaannya.
6.            Berpartisipasi dalam rangka ikut melaksanakan ketertiban dunia,berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi & keadilan sosial.
7.            Menjamin kelangsungan hidup bangsa & negara, kelangsungan dan keberadaannya di tengah-tengah bangsa lain.








DAFTAR PUSTAKA

      Read more at: http://jenemeks.blogspot.com/2012/05/Pentingnya-Hubungan-Internasional-Bagi-Suatu-Negara.html
Copyright http://www.kewarganegaraan-rosi.blogspot.com/ Under Common Share Alike Atribution
      Chotib,Drs.2006.Kewarganegaraan 2.Jakarta:Yudhistira.
      Budiyanto.2006.Pendidikan Kewarganegaraan.Jakarta:Erlangga.


Sabtu, 21 Maret 2015

NILAI JUANG PERUMUSAN PANCASILA

NILAI JUANG PERUMUSAN PANCASILA
Description: D:\Kesaktian-Pancasila.jpg
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
BAB I   Pendahuluan
1.1  Latar Belakang
1.2  Rumusan Masalah
1.3  Tujuan penelitian
BAB II     Pembahasan
2.1 proses perumusan pancasila
2.2  nilai – nilai juang dalam proses perumusan pancasila
BAB III  Penutup
3.1. Kesimpulan
Daftar Pustaka                     
KATA PENGANTAR

  Alhamdulillah, Puja dan Puji hanya layak tercurahkan kepada Allah SWT. , karena atas limpahan karunia-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam. Manusia istimewa yang seluruh perilakunya layak untuk diteladani, yang seluruh ucapannya adalah kebenaran, yang seluruh getar hatinya kebaikan. Sehingga Penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya. Dalam makalah ini saya membahas tentang nilai juang prumusan pancasila.
Banyak kesulitan dan hambatan yang saya hadapi dalam membuat tugas makalah ini tapi dengan semangat dan kegigihan serta arahan, saya mampu menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik.
Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasari pada makasalh ini, Oleh karena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini

Bekasi , 20  maret 2015
Tandre abeng

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 latar belakang
  Pancasila sebagai dasar Negara lahir melalui perjalanan yang cukup panjang. Penghayatan akan masa lalu bangsa dan perjalanan hidup bangsa selama berates-ratus dalam penjajahan turut mewarnai proses perumusan tersebut.
   Pahit getirnya hidup dibawah telapak kaki penjajah turut mempengaruhi aemangat dan nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia
   Oleh karena itu kita sebagai penerus bangsa hendaknya turut melestarikan nilai-nilai perjuangan dalam merumuskan pancasila. Dan kita dapat meneladan dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
1.2 Rumusan Masalah
       Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
1.     Bagaimanakah sejarah singkat pancasila ?
2.      Bagaimanakah proses perumusan pancasila sebagai dasar negara?
3.      Apa sajakah nilai-nilai juang yang terkandung dalam proses perumusan pancasila?
4.      Bagaimanakah cara meneladani nilai-nilai juang dalam pancasila?

1.3    Tujuan Penelitian
       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:
1.      Sejarah singkat pancasila ?   
2.      Proses perumusan pancasila sebagai dasar negara?
3.      Nilai-Nilai juang yang terkandung dalam proses perumusan pancasila?
4.      Cara meneladani nilai-nilai juang dalam pancasila?

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Proses Perumusan Pancasila
1.Sidang I BPUPKI tanggal 29 mei – 1 juni 1945
            BPUPKI merupakan singkatan dari badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. Badan ini di bentuk pada tanggal 1 maret 1945, dalam bahasa jepang, BPUPKI disebut Dokuritsu junbi coosakai. BPUPKI bertugas menyelidiki kesiapan bangsa Indonesia dalam menyongsong kemerdekaan dan membentuk pemerintahan sendiri.
            Sidang pertaman badan penyelidik usaha-usah persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dilaksanakan tanggal 29 mei sampai dengan 1 juni 1945. Dalam siding ini dibicarakan mengenai asas dan dasar Negara Indonesia merdeka atau philosofische grondslag Indonesia merdeka. Hal ini sesuai dengan permintaan ketua BPUPKI dr.Radjiman wedyodiningrat yang menanyakan apa dasar bagi Negara yang akan kita bentuk.
            Ada 3 tokoh yang mengemukakan pendapatnya mengenai dasar Negara Indonesia merdeka dan mendapat perhatian istimewah dalam siding BPUPKI tersebut. Ketiga tokoh itu adalah pendapat Ir.soekarno, Muhammad Yamin dan Mr.suporno. ketiga mengusulkan hal yang dapat intinya sama.
A.     Muhammad Yamin
Dalam pidatonya tanggal 29 mei 1945 Muhammad Yamin mengusulkan lima asas dan dasar Negara kebangsaan Republik Indonesia sebagai berikut ;
1)      Perikebangsaan
2)      Perikemanusiaan
3)      Periketuhanan
4)      Perikerakyatan
5)      Kesejateraan rakyat/keadilan social
B.     Mr.Suprono
Pada tanggal 31 mei 1945 Mr.suporno menyampaikan penjelasanya tentang masalah –msalah yang berhubungan dengan dasar Negara .
1)      Persatuan
2)      Kekeluargaan
3)      Keseimbangan lahir dan batin
4)      Musyawarah
5)      Keadilan rakyat
C.     Ir. Soekarno
Pada tanggal 1 juni 1945 , Ir.Soekarno mengucapkan pidatonya dihadapan siding BPUPKI. Dalam pidatonya tersebut Ir.soekarno mengajukan secara lisan usulan lima asas sebagai dasar Negara Indonesia yang akan dibentuk , yaitu;
1)      Kebangsaan Indonesia
2)      Internasionalisme atau perikemanusiaan
3)      Mufakat atau demokrasi
4)      Kesejateraan atau keadilan social
5)      Ketuhaan yang maha esa
2. Sidang panitia kecil 22 juni 1945
            Dalam siding BPUPKI pertama disepakati bahwa untuk menindaklanjuti siding yang belum mencapai kesimpulan dibentuk panitia kecil. Panitia kecil ini bertugas merumuskan hasil siding I dengan lebih jelas.
Anggota panitia kecil ada Sembilan orang sehingga sering disebut panitia Sembilan. Kesembilan tokoh tersebut ialah :
a.       Ir.Soekarno (ketua merangkap anggota)
b.      Drs. Muh. Hatta (wakil ketua merangkap anggota)
c.       A.A maramis , S.H (anggota)
d.      Abikusmo cokrosuryoso (anggota)
e.       Abdul Kahar Muzakkir (anggota)
f.       Haji Agus Salim (anggota)
g.       K.H Wahid hasyim (anggota)
h.      Achmad Soebardjo, S.H (anggota)
i.        Mr. Muh. Yamin (anggota)
Sidang panitia Sembilan ini dilaksanakan tanggal 22 juni 1945 di gedung jawa Hokokai Jakarta.
      Sidang panitia Sembilan itu mengahasilkan rumusan dasar Indonesia yang diberi nama Jakarta charter  atau piagam Jakarta . isi dari piagam Jakarta adalah sebagai berikut ;
“bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajah diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikkemanusiaan dan perikeadilan”
      Pada tanggal 11 juli 1945, rapat panitia perancang undang-undang dasar Negara 1945 dengan suara bulat menyetujui  rancangan pembukaan undang-undang 1945 yang di ambil dari piagam Jakarta.

3. Sidang II BPUPKI
            Sidang II BPUPKI diselengarakan pada tanggal 10 sampai dengan 16 juli 1945. Dalam sidang ini BPUPKI menerima hasil kerja panitia Sembilan yang berupa rancangan pembukaan hokum dasar Negara. Setelah dibicarakan bersama, maka rumusan ini (pancasila) disepakati oleh para anggota BPUPKI untuk dijadikan rancangan hokum dasar Negara.

4. Sidang panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI)
            Dengan berakhirnya sidang BPUPKI maka tugasnya di anggap selesai. Sebagai kelanjutanya maka pada tanggal 9 agustus 1945 jepang membentuk panitia persiapan kemerdekaan (dokuritsu junbi inkal) Ir.Soekarno diangkat sebagai ketua dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakil ketuanya.
Pada tanggal 18 agustus 1945, PPKI mengadakan sidang. Hasil sidang tersebut adalah :
a.       Menerapkan undang-undang dasar Negara republic Indonesia yang terjadi atas pembukaan dan batang tubuh
b.      Memilih Ir.Soekarno sebagai presiden Republik Indonesia dan Moh.Hatta bsebagai wakil Republik Indonesia
Membentuk komite Naswional Indonesia pusat (NKRI)
Rumusan pancasila trdapat dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 alinea IV.


2.2 Nilai-nilai juang dalam proses perumusan pancasila

Dalam proses perumusan pancasila , terjadi beberapa nilai juang yang di tampilkan para tokoh bangsa tersebut . nilai-nilai ini dinamakan nilai juang sebab terjadi pada masa perjuangna bangsa.
            Nilai itu sesuatu yang berharga atau berguna. Juang artinya usaha untuk mendapatkan sesuatu atau usaha untuk menggapai cita-cita . jadi , nilai juang artinya suatu yang berharga dalam usaha mendapatkan (merebut) sesuatau atau dalam mencapai cita-cita.
Nilai-nilai juang tersebut , antara lain ;
1.      Musyawarah
para pendahulu Negara kitatelah memberikan contoh bahwa dalam menyelesaikan    masalah dilakukan dengan musyawarah untuk mencapai keputusan bersama atau kata mufakat.
2.      Menghargai pendapat
Dalam sidang-sidang BPUPKU PPKI dan sidang lainya, para anggota telah menunjukan contoh saling menghargai pendapat.
3.      Rela berkorban tanpa pamrih
Para tokoh rela berkorban . mereka rela meninggalkan keluarga dan tempat tinggal.
Demikian pula rela mengorbankan waktu , tenaga bahkan jiwa dalam rangka memerdekakan Indonesia.
4.      Kerja keras
Para tokoh bangsa bekerja keras untuk menghasilkan karya terbaik bagi bangsa. Contohnya , panitia Sembilan bekerja keras untuk menyempatkan rancangan pembukaan hokum dasar Negara.
5.      Keberanian
Para anggota BPUPKI mengadakan sidang di tengah ancaman penjajajh jepang. Meskipun demikian mereka tetap berani meyuaarakan keinginan untuk merdeka.
6.      Mengutamakan persatuan dan kesatuan
Para anggota BPUPKI dan PPKI meskipun dari beberapa daerah di Indonesia tetap mengutamakan kesatuan bangsa dari pada kepentingan golongan demi persatuan dan kesatuan bangsa . mereka rela dan untuk tidak memaksakan kehendaknya.
7.      Menghindari kekerasan
Bila ada perbedaan pendapat, maka tetap ditempuh cara damai bukan dengan kekerasan dan paksaan. Para anggota PPKI tidak saling menekan dan memaksa . contohnya , pada saat pembentukan komite Nasional Indonesia pusat pada tanggal 18 agustus 1945 jakarta.


BAB III              

PENUTUP

3.1    Kesimpulan
Dari makalah diatas dapat diambil kesimpulan bahwa proses kemerdekaan juga pembentukan Pancasila diawali oleh adanya janji Jepang berupa kemerdekaan  kepada bangsa Indonesia, jika Jepang menang dalam Perang Pasifik (Asia Timur Raya). Janji Jepang itu disertai tindakan dengan membentuk Dokuritsu Junbi Choosakai atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Oleh karena itu, pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 dilangsungkan sidang pertama BPUPKI yang membicarakan asas dan dasar negara Indonesia merdeka. Yang dalam sidangnya membicarakan dasar negara Indonesia merdeka, melalui pidato pengusulan dasar negara oleh M. Yamin, Prof. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Yang kemudian disusul oleh siang kedua tanggal 10-16 Juli 1945. Hingga akhirnya atas dasar diskusi musyawarah dan mufakat dengan beberapa perbaiakn maka tersusunlah teks Pancasila  sebagai dasar negara sebagaimana yang dijelaskan di atas.
Adapun nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila diantaranya ialah nilai kebersamaan dalam proses perumusan pancasila, yang nampak dalam sikap menghargai pendapat orang lain, menerima keputusan bersama, serta melaksanakan hasil keputusan bersama.
Adapun sebagai bangsa Indonesia, maka Nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila yang dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya :
a.       Semangat persatuan dan kesatuan
b.      Memperjuangkan hak asasi manusia
c.       Cinta tanah air
d.      Mendahulukan kepentingan umum
e.       Jiwa kepahlawanan


DAFTAR PUSTAKA

Dewi, resi kartika , dkk. 2008. Pendidikan kewarganegaraan /
Jakarta : pusat perbukuan



id.m.wikipedia.org

Minggu, 11 Januari 2015

Tugas

1. cita-cita saya 5 tahun akan datang ingin " menjadi pegawai negri sipil atau disebut PNS "
2. usaha atau pekerjaan , saya pernah bekerja di perusahaan jepang selama 2tahun lalu di PT. Kayaba indonesia ,

Minggu, 16 November 2014

Manusia dan cinta kasih
 
PENGERTIAN CINTA KASIH
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.  Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1.Cinta bersifat manusiawi
2.Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3.Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.
Cinta juga selalu menyatakan unsur  - unsur dasar tertentu yaitu:
1.Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
2.Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
3.Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
4.Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.
 
 
      Cinta menurut agama   

Cinta adalah sebuah perasaan diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling Mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian. Cinta tidak dapat dipaksakan, cinta juga datang secara Tiba-tiba. Cinta memang sangat menyenangkan, tapi kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Berbagai Macam banyak Cinta, cinta kepada Allah, Cinta kepada sesama manusia, Cinta kepada Diri Sendiri, Cinta Kepada Bumi , dan Cinta Kepada Kehidupan Yang kita jalani ini...
1. Cinta Kepada Allah Swt.
       dalam pandangan agama atau kehidupan ini cinta yang pertama harus kita miliki ini ialah Cinta Kepada Allah SWT. dimana kita mencintainya dengan Selalu bersyukur, selalu Menjalankan Ibadahnya, serta mematuhi perintahnya dan menjauhi larangannya. kita sadari bahwa cinta yang Allah Berikan kepada kita adalah cinta dan kasih sayang yang sanagt besar , Allah Menciptakan kita sebagai manusia karna Manusia ialah Makhluk Sempurna yang Allah berikan,.
2. Cinta Kepada Sesama Manusia.
     dalam menjalankan hidup didunia ini, kita sadari bahwa kita hidup tidak hanya sendiri, kita membutuhkan orang lain . ada baiknya dalam menjalankan kehidupan ini kita dapat mencintai, memberikan kasih sayang kita kepada sesama Makhluk allah yaitu manusia. memiliki Perasaan Simpati, wujud kebersamaan, saling menghargai. semua ini dapat kita berikan kepada :
                       -    Cinta kepada Keluarga
                       -    Cinta kepada Teman-teman
                       -    Cinta kepada diri sendiri
3. Cinta Kepada Bumi.
     Allah menciptakan kehidupan didunia ini memiliki isinya pula, seperi Tumbuh-tumbuhan, alam jagat raya, serta keindahan-keindahan yang tak ternilai di Bumi ini. Mencintai Bumi ini berarti pula Mencintai apa yang Allah sudah berikan untuk kita dengan mensyukuri, dan selalu menjaga, melestarikan, serta merawat isi Bumi ini.
4. Cinta Kepada kehidupan yang kita jalani.
    Mencintai dengan mensyukuri kehidupan yang kita jalani ini,adalah cara Bagaimana kita juga Mencintai Allah SWT. menikmati perjalanan kehidupan yang kita jalani ini , walaupun terdapat banyak permasalah didalamnya. maksud dari Mencintai tersebut ialah rasa bagaimana kita terus berjuang, berusaha, terus rajin belajar dengan sungguh sungguh dalam kehidupan ini, Meraih Cita-cita Setinggi Mungkin, sehingga dapat merubah kehidupan agar bisa menjadi lebih baik lagi. Entah apa jadinya apabila kehidupan ini berjalan tanpa adanya rasa Cinta.

Pengertian Kasih Sayang

Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik mahluk hidup maupun benda mati seperti menyayangi diri sendiri sendiri berlandaskan hati nurani yang luhur. Kita sebagai warga negara yang baik sudah sepatutnya untuk terus memupuk rasa kasih sayang terhadap orang lain tanpa membedakan saudara , suku, ras, golongan, warna kulit, kedudukan sosial, jenis kelamin, dan tua atau muda. Kasih Sayang dalam Keluarga Keluarga adalah sebagai suatu kesatuan dan pergaulan yang paling awal. Sebagai satu kesatuan merupakan gabungan dari beberapa orang yang ditandai oleh hubungan genelogis dan psikologis yang saling ketergantungan dengan karakteristiknya yang berbeda. Jadi keluarga menggambarkan ikatan atau hubungan di antara anggota keluarganya yang diikat dengan berbagai sistem nilai. Keluarga dalam bentuk apapun pada hakekatnya merupakan persekutuan hidup, dalam kedudukan inilah lahir berbagai fungsi keluarga. Keluarga merupakan bagian dari lingkungan kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak yang merupakan bagian dari masyarakat dan bangsa, oleh karena itu kekuatan suatu negara bersumber pada kekuatan keluarga, baik menyangkut kelancaran, keselamatan maupun kelangsungan hidup suatu keluarga. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memelihara iklim emosional keluarga adalah dengan adanya sikap kerjasama dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan anggota keluarganya. kebutuhan-kebutuhan itu meliputi:          Kasih sayang adalah faktor yang cukup penting dalam kehidupan anak, kasih sayang tidak akan dirasakan oleh si anak apabila dalam kehidupannya mengalami hal-hal sebagai berikut :Kehilangan pemeliharaan orang tuanya, Anak merasa tidak diperhatikan , dan kurang disayangi., Orang tua terlalu ambisius dan otoriter, Orang tua yang mempunyai sikap yang berlawanan.           Seorang anak merasa diterima oleh orang tua apabila dia merasa bahwa kepentingannya diperhatikan serta merasa bahwa ada hubungan yang erat antara si anak dengan keluarganya. Anak yang merasa sungguh-sungguh dicintai oleh orang tua dan keluarganya pada umumnya akan merasa bahagia dan aman.             Setiap anak ingin merasa bahwa ia mempunyai tempat dalam keluarganya, dalam arti bahwa ia ingin diperhatikan, ingin agar ibu dan bapaknya, dan anggota keluarga lainnya mau mendengar dan tidak mengacuhkan apa yang dikatakannya        Kebutuhan yang dimaksud disini adalah kebebasan dalam batas-batas kewajaran. Pada umumnya anak menginginkan kebebasan dari orang tuanya dalam hal melakukan berbagai aktifitas dan memiliki teman bergaul.
 
Pengertian kemesraan
 
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih. Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu :
Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber. Pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat
Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun awal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
Kemesraan Manusia Usia Lanjut.
 
Pengertian pemujaan
 
Pengertian pemujaan adalah salah satu investasi cinta manusia kepada Tuhan yang diwujudkan dalam kimunikasi ritual, karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya. Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada.seperti Pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaan bahwa para leluhur yang telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup. Dalam beberapa budaya Timur, dan tradisi penduduk asli Amerika, tujuan pemujaan leluhur adalah untuk menjamin kebaikan leluhur dan sifat baik pada orang hidup, dan kadang-kadang untuk meminta suatu tuntunan atau bantuan dari leluhur. Fungsi sosial dari pemujaan leluhur adalah untuk meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti bakti pada orang tua, kesetiaan keluarga, serta keberlangsungan garis keturunan keluarga.
 
Pengertian belas kasihan

Belas kasih adalah kebajikan di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian .
Dalam surat Al –Qolam ayat 4,” maka manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan adalah perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi sangat dipujikan oleh Allah SWT.”
Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia mengggugah potensi belas kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah SWT.
 
 
Pengertian cinta kasih erotis

Cinta erotis adalah kehausan akan penyatuan sempurna akan penyatuan dengan yang lainnya. Keinginan untuk bersatu dan berteman dengan lawan jenis, untuk menghilangkan sepi atau untuk menenangkan suatu naluri seksual. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Namun apabila penyatuan fisis tadi tidak dilandasi oleh cinta kasih maka hanya akan membawa pada penyatuan yang bersifat pesta pora dan sementara saja. Cinta kasih erotis, apabila benar-benar sebuah cinta sejati, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi lawan jenisnya. Cinta ini terjadi antara dua orang anak manusia berlainan jenis, yang ingin menyatukan diri mereka untuk mengisi kekosongan hidup dan sebagai teman hidup dalam mengarungi bahtera kehidupan

TANDRE ABENG
3A414653
1ID15